12 Fungsi Insulin dalam Tubuh Manusia

12 Fungsi Insulin dalam Tubuh Manusia

Seiring penyakit kencing manis / diabetes melitus yang telah menyerang berbagai kalangan dalam masyarakat, maka istilah insulin juga turut menjadi populer di lingkungan masyarakat umum. Apa saja fungsi insulin dalam tubuh sehingga sering dikaitkan dengan penyakit kencing manis? Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi insulin dalam tubuh :

1. Mengatur Keseimbangan glukosa darah
Salah satu fungsi utama hormon insulin yakni menjaga keseimbangan glukosa darah. Dalam rangka melakukan fungsi pengaturan keseimbangan kadar gula di dalam pembuluh darah, hormon insulin bekerja secara antagonis bersama produk hormon sistem ekskresi seperti pankreas lainnya, yakni hormon glukagon. Ketika konsentrasi glukosa di dalam darah melebihi nilai normal, yakni lebih dari 90-100 mg/dL, maka hormon insulin akan bekerja agar normal kembali. Sebaliknya, saat kadar glukosa darah berada di bawah batas normal, maka hormon glukagon yang akan bertugas membuatnya stabil kembali.

2. Meningkatkan metabolisme glukosa pada sel otot
Selama beraktivitas, otot memerlukan energi berupa ATP. Salah satu cara memperoleh energi tersebut adalah melalui mekanisme pemecahan molekul glukosa. Dalam proses inilah hormon insulin turut menstimulasi terjadinya metabolisme glukosa pada otot agar berjalan optimal.

3. Meningkatkan penyimpanan glukosa di dalam hepar
Setiap kali usai mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, maka sebagian glukosa hasil metabolisme makanan tersebut akan disimpan di hati dalam bentuk glikogen. Untuk dapat melaksanakan perannya dalam meningkatkan penyimpanan, maka hormon insulin bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas enzim glukonase, yakni enzim yang dapat mempercepat penyerapan glukosa dari sirkulasi darah ke dalam bagian bagian sel hati. Selanjutnya, insulin juga akan meningkatkan sintesis glikogen melalui peningkatan aktivitas enzim yang berperan di dalamnya seperti enzim glikogen sintetase.

4. Meningkatkan penggunaan glukosa oleh sel-sel hepar
Selain membantu dalam pemasukan glukosa ke dalam sel-sel hepar, hormon insulin juga akan meingkatkan penggunaan glukosa tersebut di dalam sel-sel hepar itu sendiri. Yaitu dengan cara menginduksi enzim pemecah glikogen menjadi glukosa di dalam hati.

5. Merangsang peningkatan penyerapan glukosa plasma oleh sel tubuh
Selain berpengaruh terhadap metabolisme sel otot dan hati, insulin juga akan mempercepat terjadinya pengangkutan serta penggunaan glukosa dari darah ke dalam sel-sel tubuh lain. Mekanisme kerjanya juga tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Biasanya hal ini terjadi setelah aktivitas pencernaan karbohidrat oleh tubuh selesai dan glukosa siap diedarkan melalui plasma darah.

6. Mendorong terjadinya lipogenesis
Ketika energi yang digunakan tubuh tidak sebanding dengan sumber energi yang tersedia, dalam artian lebih sedikit, maka sisa metabolisme dari karbohidrat juga akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak. Mekanisme penyusunan lemak inilah yang disebut sebagai lipogenesis.

7. Menghambat pelepasan asam lemak ke dalam sirkulasi darah
Agar pemakaian glukosa diet sebagai sumber energi yang utama dapat terwujud, maka hormon insulin akan mencegah pemecahan trigliserida yang tersimpan dalam sel-sel adiposit. Yaitu dengan jalan menghambat aktivitas enzim lipase sensitive-hormon.

8. Membantu pengangkutan hasil lipogenesis dari hati ke dalam sel-sel adposit
Setelah trigliserida terbentuk, maka peran insulin selanjutnya ialah membantu pengangkutan senyawa tersebut agar dilepaskan dari sel-sel hati, kemudian disimpan di dalam sel-sel adiposit

9. Berperan dalam pengangkutan asam amino ke dalam sel
Tidak hanya berperan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak, ternyata hormon insulin juga bertanggung jawab terhadap beberapa metabolisme protein, diantaranya yaitu peran insulin dalam pengangkutan beberapa macam asam amino ke dalam sel-sel tubuh. Diantara asam amino yang dimaksud adalah valin, venilalanin, leusin, isoleusin, dan tirosin.

10. Berperan dalam sintesis protein
Selain pengangkutan asam amino, fungsi lain hormon insulin terhadap metabolisme protein ialah meningkatkan translasi mRNA pada organel translasi, yakni ribosom. Disamping itu, insulin juga meningkatkan transkripsi DNA di dalam inti sel menjadi RNA sehingga jumlah RNA akan meningkat. (baca :fungsi DNA dan RNA)

baca juga : obat alami diabetes solusi penyembuhan.

11. Pada saat tertentu, menghambat katabolisme protein
Dalam keadaan tertentu yang diperlukan tubuh, hormon insulin akan menghambat pelepasan asam amino dari sel-sel tubuh menuju plasma. Sehingga keberadaan protein tetap seimbang.

12. Menghambat glukoneogenesis di dalam hati
Glukogeogenesis ialah mekanisme sintesis glukosa dengan bahan baku selain karbohidrat. Proses ini dilakukan tubuh untuk memenuhi kebutuhan akan glukosa, yakni ketika karbohidrat tidak tersedia dengan jumlah yang cukup dalam makanan. Substrat utama yang digunakan adalah asam amino glikogenik, laktat, gliserol, dan propionat. Ketika terjadi glukoneogenesis, insulin akan mengurangi aktivitas enzim yang menstimulasi glukogenesis yang berada di dalam hati, sehingga asam amino yang digunakan nantinya sebagian besar berasal dari plasma.

sumber : www.diabetes.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *